Sekilas, desain Samsung OmniaPro sangat mirip Blackberry 8900 Javelin. Tidak cuma bentuk, dimensi keduanya pun tidaklah terpaut jauh. OmniaPro lebih besar beberapa milimeter saja, sementara bobot keduanya sama (110 gram). Jika Anda sudah kadung memimpikan Javelin tetapi terbentur dana, maka OmniaPro bisa menjadi alternatif berkat harganya lebih terjangkau.
Pada input yang merupakan faktor utama dari piranti bisnis, OmniaPro menawarkan papan QWERTY yang cukup empuk. Keypad ini dari bahan plastik yang lembut dengan jarak antar tombol yang berdempetan. Awal memakainya terasa ringkih, namun setelah beradaptasi beberapa hari, OmniaPro terasa cukup ergonomis meski bukan yang terbaik.
Selain tombol-tombol Messaging dan Browsing, OmniaPro juga dilengkapi tombol kamera dan tombol chatting di pojok kanan bawah, menyatu dengan QWERTY. Itu berita bagusnya. Namun minusnya juga lumayan. OmniaPro tidak menyertakan port audio standar 3,5mm pun 2,5mm. Jadi kualitas musik harus puas dengan headset bawaan. Untungnya, kualitas suara yang dihasilkan terbilang bagus.
Ukuran layar sebesar 2.4 inci disokong oleh resolusi 320x240 piksel. Ini standar, bahkan kedalaman warnanya yang hanya 65 ribu warna. Tetapi faktanya antarmuka ini terlihat menawan, dan bagusnya lagi bisa bekerja dengan cukup baik di bawah terpaan sinar mentari.
Dalam hal antarmuka ini, OmniaPro mengandalkan Windows Mobile 6.5 yang merupakan sistem operasi rilis paling anyar dari Microsoft. Sebenarnya kami berharap banyak kepada OS baru ini, namun kenyataan ternyata di luar harapan. WinMo 6.5 tidak banyak melakukan inovasi dari versi sebelumnya (versi 6.1). Adapun perubahan yang terjadi umumnya pada sisi visual itupun tidak banyak. Misalnya, pilihan homescreen yang lebih bervariasi dan kursor model mouse pada browser.
Tetapi bagusnya OmniaPro, ia dilengkapi CPU berkekuatan 528 MHz yang membuat aktivitas menjadi lancar. Bagusnya lagi, daya tahan baterainya oke juga. Ketika kami coba, OmniaPro bisa bertahan selama 2 hari dengan aktivitas normal plus sesekali menyambungkannya ke WiFi. Memang bukan yang terbaik, namun cukuplah untuk perangkat ber-OS Windows Mobile yang biasanya haus daya.
Karena menyasar segmen bisnis, aplikasi email dan browsing menjadi andalan perangkat yang mendukung koneksi HSDPA ini. Di sini Anda boleh berharap banyak dari Windows Mobile yang sejak lama telah terbukti mumpuni dalam mengelola dua layanan tersebut. Untuk kebutuhan internetan, disediakan browser IE Mobile versi 7.11. Browser ini dapat menampilkan situs Facebook versi full HTML (bukan versi mobile) dengan apik.
Kinerja email-nya tidak perlu ditanya lagi. OmniaPro sudah menampilkan halaman email dalam format HTML, dan proses aktivasi akun email pun dapat dilakukannya dengan mudah. Untuk layanan email ternama seperti Yahoo, Gmail, apalagi Hotmail, Anda cukup bermodal nama akun dan kata kunci saja.
Meski tidak di blow-up, fasilitas multimedia Omnia Pro sudah lengkap. Ada pemutar musik, radio FM, kamera 3.2 megapiksel, dan navigasi model E-GPS. Catat, GPS-nya bukan GPS built-in. Adapun E-GPS merupakan sistem navigasi yang mengandalkan akses internet, jadi menikmatinya akan dikenakan biaya GPRS. Bedanya dengan handset lain yang tanpa E-GPS, konon dengan bantuan E-GPS ini mencari titik lokasi dapat lebih cepat.
Ternyata benar. Melalui Google Maps, OmniaPro hanya perlu beberapa detik saja dalam mengakuisisi titik lokasi. Dan bagusnya lagi, sistem navigasi ini sudah dielaborasikan dengan phonebook sehingga Anda bisa mencari alamat teman langsung dari Kontak.
***
Samsung B7320 OmniaPro adalah perangkat yang berkarakter lelaki. Sebagai piranti bisnis, perangkat ini banyak bertumpu pada Windows Mobile 6.5. Anda boleh berharap pada kemampuan browsing dan emailnya. Namun secara keseluruhan Windows Mobile 6.5 yang merupakan Windows Mobile versi paling anyar ternyata tidak banyak melakukan terobosan dari versi sebelumnya. (Uteng Iskandar)
Spesifikasi Samsung B7320 OmniaPro
Jaringan | HSDPA 1900/1900/2100 MHz 7.2 Mbps; EDGE/GPRS; GSM quadband |
Layar | TFT 65 ribu warna, 2.4 inci, 320x240 piksel |
Sistem operasi | Windows Mobile 6.5 Standard |
Memori internal | 8MB |
Memori tambahan | microSD |
Kamera | 3.2 MP, cermin, tanpa Flash |
Konektivitas | WiFi 802.11 b/g; USB; Bluetooth A2DP |
Baterai | Li-ion 1480 mAh |
Waktu bicara | 10 jam |
Waktu siaga | 590 jam |
Dimensi | 11,2x 5,96 x1,26 cm |
Bobot | 110 gram |
Aplikasi Penting | Ms Mobile Office (office editor); Adobe LE; MSN money; MSN weather; streaming player; Windows Media Player; audio recorder. |
Isi Paket | Samsung B7320; charger; microSD 1 GB; hardcase; buku manual; cd driver |
Situs Web | www.samsungmobile.com |
Harga kisaran | Rp.2.450.000,- |

Kamera Meski tidak dilengkapi lampu Flash, kamera beresolusi 3,2MP ini memiliki kinerja yang dapat diandalkan. Pada lingkungan low-light, Anda tinggal mengaktifkan nightmode, dan hasil bidikan bahkan melebihi intensitas cahaya obyek aslinya.

Tombol Pintas
Meski tidak disediakan lubang audio standar 3.5mm, OmniaPro memiliki tombol hiburan menuju kamera dan tombol pintas untuk chatting.
Meski tidak disediakan lubang audio standar 3.5mm, OmniaPro memiliki tombol hiburan menuju kamera dan tombol pintas untuk chatting.

Nyaman Dimensi OmniaPro terasa nyaman di tangan, apalagi casing yang digunakan berbahan metalik yang terasa kokoh.
Plus : Koneksi WiFi dan HSUPA, Windows Mobile 6.5 Standard, responsif berkat dukungan hardware yang mumpuni, untuk ukuran hape bisnis fungsi fotografinya bisa diandalkan.
Minus: tidak ada port audio standar 3.5mm atau 2.5mm, tidak ada GPS built-in, tidak disediakan aplikasi peta
Skor Penilaian
Kinerja : 4
Penggunaan : 3
Fasilitas : 4
Harga : 4.5
Skor Total : 3.9
NB : From www.infokomputer.com
Kinerja : 4
Penggunaan : 3
Fasilitas : 4
Harga : 4.5
Skor Total : 3.9
NB : From www.infokomputer.com


0 Response to "Samsung B7320 OmniaPro"
Posting Komentar